Step 1: Connecting to the Internet

AUT: BanditHijo | PUB: 2018/02/09 | UPD: 2018/10/29

STEP 1 : Connecting to the Internet

1.1 Pilih Network Adapter

Meskipun instalasi Arch Linux ini berupa command line, namun kita tetap dapat menggunakan wifi adapter untuk terhubung dengan jaringan. (apabila wifi adapter kalian terdeteksi). Lakukan pengecekan dengan perintah di bawah.

# wifi-menu

Apabila keluar menu interaktif berupa daftar SSID yang tersedia, maka pilih SSID milik kalian dan masukkan password dari SSID. Apabila hanya keluar pesan berupa --help,

*output dari wifi-menu

menandakan wifi adapter kalian belum terdeteksi oleh kernel driver Arch Installer. Pada kasus ini kita masih dapat menggunakan koneksi dari kabel LAN ataupun dengan menggunakan USB tethering smarpthone.

Untuk penggunaan USB tethering smartphone, hubungkan smartphone dengan laptop menggunakan kabel USB, lakukan pengecekan apakah sudah terhubung atau belum.

# lsusb
Bus 001 Device 004: ID 138a:0017 Validity Sensors, Inc.
Bus 001 Device 003: ID 04f2:b52c Chicony Electronics Co., Ltd
# dhcpcd

Setelah itu akan muncul pemberitahuan seperti di bawah.

dev: loaded udev
no interfaces have a carrier
forked to background, child pid 342

Lakukan pengetesan apakah kita telah terhubung ke Internet,

# ping google.com

Dalam langkah ini, kalian mungkin perlu menunggu beberapa saat hingga ping dapat berhasil, mungkin sekitar 1 - 2 menit. Apabila telah berhasil, kalian dapat bergerak ke step selanjutnya.

Apabila masih belum dapat terhubung dengan Internet, maka proses instalasi akan terkendala pada saat akan men-_download_ paket-paket dari mirror server.

1.2 Memilih Mirrorlist

Karena base package yang diperlukan untuk menjadikan sistem operasi seutuhnya harus kita unduh dari server repositori, maka kita perlu memilih daftar mirror server. Tujuannya untuk mempercepat proses pengunduhan paket-paket aplikasi dari server repositori.

Mengapa tidak menggunakan mirror-mirror lokal Indonesia ?

Karena belum tentu apabila kita memilih server repositori di Indonesia sudah pasti akan mendapatkan kecepatan yang maksimal. Maka biarkan program yang memilihkan untuk kita.

Buat backup mirrorlist terlebih dahulu.

# cp /etc/pacman.d/mirrorlist /etc/pacman.d/mirrorlist.backup

Kemudian kita akan menggunakan rankmirrors untuk memilih alamat mirror mana yang paling cepat.

# rankmirrors -n 5 /etc/pacman.d/mirrorlist.backup > /etc/pacman.d/mirrorlist

Proses ini akan memakan waktu sebentar. Karena rankmirrors akan melakukan filter pada ratusan alamat mirror server yang ada pada daftar file mirrorlist.

Setelah selesai, maka daftar server repositori yang tadinya ada banyak sekali, hanya akan terseleksi dan tersisa menjadi 5 server paling cepat saja. Kalian dapat melihatnya dengan mengetikkan $ cat /etc/pacman.d/mirrorlist.

*output cat /etc/pacman.d/mirrorlis

Lisensi

logo_cc-by-nc-sa