Menimbang dan melihat sudah tidak adanya lalu lintas data yang menuju ke page Groups dan 157, maka kedua halaman ini dengan berat hati harus kami take down untuk tujuan efisiensi. (bandithijo, 2019/10/11) ● Untuk semua artikel yang memberikan tautan ke repositori dotfiles saya di GitHub, saat ini sedang dalam proses perbaikan sehingga tidak dapat diakses. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. (bandithijo, 2019/03/14) ●

Menggabungkan Banyak Gambar Menjadi Satu PDF dengan ImageMagick

Ditulis: 2018/01/01 Diperbaharui: 2019/03/18
Tips Tools Ulasan

بسم الله الرحمن الرحيم

banner

Latar Belakang

Scanning berlembar-lembar dokumen dalam bentuk gambar dan harus menggabungkannya menjadi satu bundle file PDF, apakah bisa dilakukan GNU/Linux ?

Tentu saja bisa, bahkan sangat mudah, hanya dengan satu baris command line. Gak perlu pakai GUI, udah jadul. Loh Hahahaha

Prasyarat

Kita memerlukan paket bernama ImageMagick, untuk teman-teman yang menggunakan distribusi selain Arch Linux, dapat mencarinya pada official distro masing-masing. Namun, saya rasa, paket imagemagick biasanya sudah terpasang secara default pada distro-distro modern, karena paket ini biasanya juga merupakan dependensi dari paket-paket yang lain.

Penerapan

Langkah pertama adalah mengumpulkan gambar-gambar hasil scan yang akan di bundle ke dalam satu buah folder / direktori. Buat saja satu folder / direktori baru dan beri nama apa saja.

Selanjutnya, buka Terminal dan masuk ke dalam direktori yang sudah kita buat dan berisi gambar-gambar hasil scan.

Langkah selajutnya tinggal menjalankan perintah convert,

$ convert * namafile.pdf

Ganti namafile dengan nama file yang kamu inginkan

Arti dari tanda bintang (*) adalah semua file yang ada di dalam direktori tersebut, kemudian diikuti nama file. Tunggu prosesnya hingga selesai.

Referensi

  1. archlinux.org/packages/extra/x86_64/imagemagick/
    Diakses tanggal: 2018/01/20

Penulis

logo_author

BanditHijo adalah nama pena saya – meminjam istilah keren dari para penulis. Teman-teman menyebut saya sebagai GNU/Linux Enthusiast. Saya memang gemar mengutak-atik sistem operasi ini. Bukan karena hobi tapi karena saya perlu untuk menggunakannya. Hehe.

- Rizqi Nur Assyaufi