Menimbang dan melihat sudah tidak adanya lalu lintas data yang menuju ke page Groups dan 157, maka kedua halaman ini dengan berat hati harus kami take down untuk tujuan efisiensi. (bandithijo, 2019/10/11) ● Untuk semua artikel yang memberikan tautan ke repositori dotfiles saya di GitHub, saat ini sedang dalam proses perbaikan sehingga tidak dapat diakses. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. (bandithijo, 2019/03/14) ●

Mudah Mengupgrade Jekyll 4

Ditulis: 2019/10/16 Diperbaharui: 2019/10/20
Jekyll Tips

بسم الله الرحمن الرحيم

Prakata

Jekyll 4.0.0 akhirnya dirilis pada tanggal 20 Agustus 2019.

Mengenai fitur-fitur serta perbaikan apa saja yang dibawa oleh Jekyll 4.0.0 ini, bisa teman-teman baca sendiri yaa pada halaman Jekyll News di sini.

Langsung saja, saya akan menceritakan proses upgrade BanditHijo.com dari Jekyll 3.8.6 ke 4.0.0.

Proses Upgrade

Saya akan menceritakan runut berdasarkan kronologi yang saya lakukan.

Upgrade Jekyll

Untuk dapat menggunakan Jekyll 4.0.0, minimal saya harus memiliki Ruby versi 2.4.0.

Cara mengeceknya.

$ ruby -v
ruby 2.6.2p47 (2019-03-13 revision 67232) [x86_64-linux]
[ i ] Informasi

Seharusnya saat tulisan ini dibuat, versi Ruby yang paling terbaru adalah,

ruby 2.6.5p114 (2019-10-01 revision 67812) [x86_64-linux]
Namun, karena satu dan lain hal, salah satunya untuk kebutuhan deploy di Netlify, saya hanya dapat menggunakan Ruby versi,
ruby 2.6.2p47 (2019-03-13 revision 67232) [x86_64-linux]

Selanjutnya tinggal upgrade Jekyll gem.

$ gem update jekyll

Edit Gemfile

Langkah selanjutnya, saya perlu mengedit Gemfile yang ada di dalam root project.

$ vim Gemfile

Hal yang paling utama adalah, mengganti versi dari jekyll gem, menjadi versi 4.0.0.

gem 'jekyll', '~> 4.0.0'

Selanjutnya, upgrade plugin gem.

group :jekyll_plugins do
  gem 'rouge',                          '~> 3.3'
  gem 'jekyll-toc',                     '~> 0.9.1'
  gem 'jekyll-feed',                    '~> 0.12.1'
  gem 'jekyll-sitemap',                 '~> 1.3.1'
  gem 'jekyll-seo-tag',                 '~> 2.6.1'
  gem 'jekyll-pwa-plugin',              '~> 2.2'
  gem 'jekyll-last-modified-at',        '~> 1.1.0'
end

Perlu diperhatikan, karena saya menggunakan cukup banyak plugin pendukung, maka untuk dapat mengupgrade versi jekyll pada BanditHijo.com ini sangat bergantung pada dependensi dari plugin-plugin gem tersebut.

Maksud saya, apabila ada salah satu atau beberapa dari plugin tersebut yang membatasi pengunannya hanya pada jekyll versi 3.0, maka project BanditHijo.com belum dapat diupgrade ke jekyll versi 4.0. Karena belum semua plugin menambahkan jekyll 4.0 pada gemspec mereka.

Karena masalah dependensi tersebut, menjadi salah satu yang mendasari mengapa saya molor dan menunggu untuk mengupgrade versi Jekyll pada BanditHijo.com.

Setelah itu, jalankan perintah Bundle Update.

$ bundle update

Dengan begini, proses update versi Jekyll yang ada di project BanditHijo.com telah selesai.

Tambahan

Sebelumnya, saya menggunakan plugin jekyll-netlify, yang saya manfaatkan untuk mengeset environment site.environment=production pada Netlify.

Karena ada beberapa bagian pada template yang perlu saya pisahkan antara development dan production, misalnya Google Analytics dan Disqus Comments.

Namun sepertinya gem ini belum mengupgrade gemspec mereka, jadi dengan senang hati saya takedown dari daftar Gemfile yang digunakan BanditHijo.com.

Kemudian, saya mendapati bahwa untuk Jekyll, kita sudah dapat mengeset Environment variables pada Netlify. Seingat saya, diawal-awal saya menggunakan Netlify, memang belum bisa, maka dari itu saya menggunakan bantuan gem jekyll-netlify.

gambar_1

Gambar 1 - Netlify Deploy Environment Variables

Yay! Dengan begini, mendeploy Jekyll project pada Netlify sudah sangat enak sekali.

Sekian cerita proses upgrade Jekyll 4 ini.

Mudah-mudahan dapat bermanfaat buat teman-teman.

Terima kasih (^_^)v

Referensi

  1. Upgrading from 3.x to 4.x
    Diakses tanggal: 2019/10/16

  2. Jekyll 4.0.0 Released
    Diakses tanggal: 2019/10/16

Penulis

logo_author

BanditHijo adalah nama pena saya – meminjam istilah keren dari para penulis. Teman-teman menyebut saya sebagai GNU/Linux Enthusiast. Saya memang gemar mengutak-atik sistem operasi ini. Bukan karena hobi tapi karena saya perlu untuk menggunakannya. Hehe.

- Rizqi Nur Assyaufi